Awalnya, Hanny Pelangi merasa gembira karena diminta oleh pacarnya, Benji, untuk menjadi salah satu pengurus MOS. Ia bahkan rela meninggalkan Jenny sahabatnya di Singapura dan kembali ke Indonesia hanya untuk memenuhi permintaan itu. Bersama dengan anggota Pengurus MOS lain—Ronny sang kapten tim basket yang plontos; Peter sang ketua Kelompok Pers Remaja yang congkak; Ivan sang wakil ketua OSIS yang cengeng; Violina yang kecentilan dan Mila yang lembut dan feminin (keduanya sekretaris OSIS); dan Frankie, sang biang onar yang membuat Hanny keki pada pertemuan pertama mereka—Hanny lantas mengarang enam kisah horor untuk diceritakan kepada murid baru. Mereka pikir itu akan seru, dan apa yang akan mereka lakukan itu akan membuat para murid baru itu tersiksa....
...Sampai cerita horor karangan mereka mulai menjadi kenyataan.
Benar, satu demi satu pengurus MOS yang mengarang cerita itu mengalami kejadian yang sama persis dengan cerita karangan mereka. Berbagai spekulasi pun bermunculan mengenai penyebab mengapa berbagai peristiwa naas yang mengerikan itu terjadi. Kutukan kisah horor, para murid baru yang dendam pada pengurus MOS, ada pihak yang tidak senang dengan mereka... Bersama dengan Frankie yang senantiasa membuatnya deg-degan, Hanny mencoba menyibak misteri di balik kejadian-kejadian ganjil ini.
Namun, semuanya mulai terasa membingungkan saat ia menyadari satu hal. Semua petunjuk tentang pelaku kejadian ini mengarah pada Jenny, sahabatnya.
***
TADAAAA! Inilah buku kedua dari novel OBSESI. Dan aku harus memberikan alasan pada mba Lexie dan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Aku datang ke tempat peminjaman buku bersama 2 temanku dan langsung menyerbu bagian novel, siapa tahu ada novel baru yang menarik, dan ternyata temanku mendapatkan novel yang langsung dia tarik dari rak buku, tiba-tiba temanku yang satu ini berteriak histeris dan aku yakin mampu menarik perhatian semua pengunjung saat itu. Karena penasaran aku mendekat ke temanku yang kukira sudah gila—dan ternyata aku langsung berbinar-binar saat melihat apa yang membuat temanku histeris tadi. Aku melihat novel dengan judul “Pengurus MOS Haru Mati”. Lalu, temanku yang satu nimbrung “AKU MAU PINJEM!” Sial. Pikirku pasti aku yang menjadi terakhir meminjam buku ini diantara mereka. Temanku yang menemukan duluan pasti peminjam pertama dan temanku yang nimbrung menjadi peminjam kedua jadi udah pasti aku jadi peminjam terakhir karena aku kalah cepat. Dan maaf untuk kedua kalinya juga kepada mba Lexie kalo aku tidak membeli buku mba yang kedua ini, karena aku tidak tahu kalau novel mba keluar saat aku hunting di tempat peminjaman buku. Berbeda jalan cerita jika aku sedang hunting ke Gramedia, pasti sudah kubeli.
Nah, dibuku ini lebih menceritakan bagaimana petualangan Hanny sebagai pengurus MOS dengan di dampingi seorang lelaki bernama Frankie. Cerita sangat menarik di mana pengurus MOS mempunyai ide untuk membuat cerita seram tetang sekolah mereka untuk di ceritakan pada murid peserta MOS, yang dengan maksud hanya ingin menakuti mereka. Ada 6 cerita seram yang sudah dibuat-buat oleh pengurus MOS dari 6 orang yang membuatnya.
Cerita yang menarik sekaligus menyeramkan dan sangat horor. Bagaimana tidak? Cerita yang tadinya hanya menjadi bahan untuk menyiksa murid baru itu satu-satu menjadi kenyataan dengan korban yang notabene adalah pengurus MOS yang mengarang cerita tersebut. Semua berpikir bahwa itu semua adalah ulah salah satu muris baru yang tidak suka pada pengurus MOS.
Lalu, Hanny mencari tahu apa yang terjadi di balik semua kejadian yang sudah menimpa satu demi satu temannya—yang pasti selalu di temani Frankie. Mba Lexie sangat pintar dalam menyusun jalan cerita. Di tambah dengan gaya bahasa yang bagus. Tidak jauh beda dengan buku pertama, dibuku kedua ini juga pasti ada rasa was-was ketika membacanya, deg-degan, dan tangan berkeringat.
Tapi dibuku kedua ini mungkin sempat ada rasa lega, karena tokoh Johan tidak muncul—salah besar. Lagi-lagi aku harus mengakui bahwa mba Lexie memang keren. Dan mulai nanti tidak akan meremehkan novel mba Lexie dengan percaya diri aku menebak siapa pelaku dari kejadian tersebut. Karena di akhirnya cerita nama Johan keluar sebagai dalang lagi. Dan bulu kudukku langsung merinding membaca nama Johan sebagai dalangnya.
Ending yang sangat ‘WOW’ karena akhirnya Hanny bersama Hanny dan mau tidak mau aku harus memberi selamat pada Johan karena dia kembali.
-Ntsy-

novel nya bgus bgt
BalasHapussampe2 membuat aku penasaran dan deg,deg kan
dengan cerita akhir nya
Bagus novelnya
BalasHapus